Waspada! Sering Kesemutan Bertanda Penyakit ini

Waspada! Sering Kesemutan Bertanda Penyakit ini

Waspada! Sering Kesemutan Bisa Jadi Gejala Penyakit

Hampir setiap orang pernah mengalami sensasi menggelitik yang terasa di bagian tangan atau kaki seperti ditusuk-tusuk jarum kecil. Kita umum menyebutnya dengan “kesemutan”, karena sensasi yang dirasakan layaknya digerayangi ratusan semut di bawah kulit. Memang kesemutan tidak sampai terasa sakit, tapi rasanya lumayan tidak nyaman juga. Anehnya, hanya dengan menggoyang-goyangkan kaki atau tangan sebentar saja, sensasi kesemutan akan perlahan menghilang. Lalu apakah Kesemutan berbahaya? Apakah jika kaki atau tangan sering kesemutan merupakan gejala penyakit? Dan bagaimana cara mengatasi kesemutan? Untuk mendapatkan jawabannya bisa anda lihat ulasan lengkap dibawah ini:

Apa itu kesemutan?

Kesemutan adalah kondisi yang Anda alami saat saraf di tangan atau kaki menerima tumpuan tekanan berat dalam waktu cukup lama. Dalam dunia medis, kesemutan disebut dengan paresthesia.
Rasa kebas dan menggelitik yang tidak nyaman ini biasanya terjadi di bagian-bagian tubuh yang rutin digunakan dalam kegiatan sehari-hari, misalnya kaki dan tangan. 

Apa Penyebab Seringnya Kesemutan?

Penyebab Sering kesemutan yang paling utama adalah saraf yang terjepit pada bagian tertentu. Tubuh manusia memiliki miliaran saraf yang berfungsi sebagai jalur komunikasi dari otak dan tulang belakang ke seluruh tubuh. Saat tangan atau kaki menerima begitu banyak tekanan dalam waktu lama, saraf-saraf yang menjalar di dalamnya akan terjepit. Saraf yang terjepit akan menyebabkan otak Anda kekurangan informasi mengenai sensasi indra peraba yang diharapkan datang dari kumpulan saraf tersebut. Tekanan tersebut juga akan menghimpit pembuluh darah yang menyokong kerja kumpulan saraf. Akibatnya, saraf-saraf itu juga jadi tidak bisa menerima darah dan oksigen yang mereka butuhkan dari jantung. Ini menyebabkan pesan sensorik saraf jadi terblokir sehingga anggota tubuh yang bermasalah ini akan “mati rasa”.

Selain saraf yang terjepit, misalnya karena carpal tunnel syndrome/CTS, ada banyak kondisi lain yang bisa menyebabkan Anda mengalami kesemutan. Sebagai contoh, gigitan serangga atau hewan, racun alergen dalam makanan laut, sakit kepala migrain, atau terapi radiasi. 

Konsumsi alkohol berlebihan hingga kekurangan gizi seperti vitamin B-12, kalium, kalsium, dan natrium dalam tubuh juga bisa menjadi gejala dan penyebab  sering kesemutan. 

Kadang, cedera tertentu juga bisa menyebabkan terjadinya sering kesemutan, seperti menggelitik tertusuk, misalnya cedera saraf leher atau hernia tulang belakang (herniated disk/nucleus pulposus atau slipped disk). Demikian juga dengan peradangan atau pembengkakan sumsum tulang belakang atau pada otak. Keduanya bisa memberikan tekanan pada satu saraf atau lebih.

Tiga Tahapan Gejala Sering Kesemutan

Kesemutan sebenarnya terjadi dalam tiga tahap. Satu-empat menit setelah tangan atau kaki menerima tekanan berat adalah tahap pertama yang disebut “kompresi menggelitik”. Sensasi yang muncul pada tahap ini digambarkan seperti luapan busa minuman soda yang terasa samar, atau seperti dengungan.

Tahap kedua biasanya dimulai sepuluh menit setelahnya, disebut dengan “mati rasa”. Sensasi kebas ini akan berlangsung selama tekanan pada saraf dan pembuluh darah kaki masih berlangsung.

Akhirnya, setelah tekanan diangkat, tahap ketiga mulai mengambil alih proses ini: kesemutan. Kita semua sudah sangat akrab dengan sensasinya kesemutan— tusukan yang menggelitik dan geli mengganggu. Rasa kesemutan ini disebabkan oleh proses saraf perifer yang kembali bekerja untuk mengirimkan pesan rasa sakit ke otak. Kumpulan saraf lain, seperti saraf yang berfungsi mengatur suhu tubuh, akan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

Kesemutan biasanya akan terasa lebih menyakitkan daripada kedua tahap yang mengikutinya, tetapi kemudian akan perlahan mereda. Kita biasanya tidak dapat mengetahui persis kapan sensasi tersebut akan kembali normal.

Cara Mengatasi Kesemutan

Orang yang sering kesemutan dapat diatasi dengan mengangkat tekanan dari bagian tubuh yang terpengaruh, misalnya dengan berdiri dan berjalan sebentar setelah duduk bersila terlalu lama, atau menggoyang-goyangkan tangan. Hal ini akan memungkinkan suplai darah kembali normal, sehingga menghilangkan mati rasa dan menggelitik yang menyulitkan Anda. Setelahnya, kaki dan tangan akan berfungsi normal seperti sedia kala.

Umumnya kesemutan akan mereda jika bagian tubuh digerakkan. Tapi jika kesemutan tak hilang meskipun bagian tubuh digerakkan, biasanya terjadi sekali-kali kemudian menjadi sering. Kamu harus mewaspadainya. Karena sering kesemutan ini merupakan gejala penyakit serius.

4 Tanda-Tanda Gejala Penyakit Yang Diakibatkan Sering Kesemutan 

1. Penyakit Diabetes Melitus


Dengan seringnya kesemutan yang berkepanjangan bisa jadi merupakan tanda dari penyakit diabetes melitus. Penyakit diabetes terjadi karena adanya gangguan kinerja hormon insulin pada tubuh. Jadi orang yang terkena penyakit diabetes akan mengalami kerusakan pada bagian pembuluh darah. Sehingga menyebabkan aliran darah dari ujung saraf menjadi berkurang sehingga kondisi ini mengakibatkan sering kesemutan.

2. Penyakit Stroke


Stroke ini disebabkan akibat dari penyumbatan pembuluh darah pada otak. Sehingga mengakibatkan gangguan pada saraf area tersebut. Gangguan pada pembuluh darah dan saraf tersebut menyebabkan seringnya kesemutan pada sebagian tubuh. Jika kesemutan tidak kunjung sembuh, bisa jadi itu merupakan gejala penyakit stroke. Dan jika tidak ditangani bisa menyebabkan kematian.

3. Penyakit Jantung


Sering Kesemutan dapat juga timbul karena komplikasi jantung dan sarafnya. Seperti ada bekuan menempel di jantung dan terbawa aliran darah ke atas kemudian menyumbat salah satu pembuluh darah di otak. Jika sumbatan itu mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik maka penderita akan merasakan kesemutan sebelah.

4. Penyakit Rematik


Rematik akan menimbulkan kesemutan atau rasa tebal. Gejala kesemutan karena rematik akan hilang bila rematik sembuh. Terjadinya sering kesemutan yang biasa kita alami ternyata bisa menjadi sinyal kalau ada yang salah dengan aliran darah atau saraf. Bahkan kesemutan bisa menjadi gejala penyakit.

Nah itu lah beberapa ulasan yang saya kumpulkan dari beberapa sumber tentang penyeba, gejala sering kesemutan pada bagian tubuh tertentu. Untuk mengetahui lebih jelasnya periksalah kesehatan andabpada dokter untuk memastikan apakah sering kesemutan bahaya atau tidak.  Semoga artikel ini bermanfaat.
Kesehatan Penyakit

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel